Gambaran Umum
Salah satu pertanyaan paling umum dalam statistika adalah: “Haruskah saya membagi dengan n atau n-1?” Jawabannya tergantung apakah Anda bekerja dengan seluruh populasi atau hanya sampel.
Populasi (N)
Sampel (n-1)
Simpangan Baku Populasi (σ)
Simpangan baku populasi digunakan ketika Anda memiliki pengukuran dari setiap anggota kelompok yang Anda analisis. Ini relatif jarang terjadi dalam praktik.
Contoh Populasi Sesungguhnya:
- Seluruh 50 karyawan di perusahaan kecil
- Setiap siswa di kelas tertentu yang berjumlah 30 orang
- Semua transaksi dalam tahun fiskal yang telah ditutup
- Data sensus lengkap untuk suatu negara
Simpangan Baku Sampel (s)
Simpangan baku sampel digunakan ketika Anda bekerja dengan subset dari populasi yang lebih besar. Ini adalah skenario yang lebih umum dalam analisis dunia nyata.
Contoh Sampel:
- Mensurvei 1.000 pemilih untuk memprediksi hasil pemilu
- Menguji 50 produk dari batch produksi 10.000
- Mengukur tekanan darah 200 pasien dalam studi klinis
- Menganalisis 5 tahun data saham untuk memprediksi volatilitas masa depan
Koreksi Bessel Dijelaskan
Koreksi Bessel adalah alasan mengapa kita menggunakan (n-1) alih-alih n saat menghitung simpangan baku sampel. Dinamai dari matematikawan Jerman Friedrich Bessel, penyesuaian ini menghasilkan estimasi tak bias dari varians populasi.
Mengapa (n-1) Berhasil
Intuisi Matematis
Titik data sampel cenderung berkumpul lebih dekat ke rata-rata sampel daripada ke rata-rata populasi sebenarnya. Ini menyebabkan jumlah deviasi kuadrat secara sistematis lebih kecil dari yang seharusnya.
Membagi dengan (n-1) alih-alih n sedikit memperbesar hasilnya, mengkompensasi perkiraan yang terlalu rendah ini dan menghasilkan estimasi yang tak bias.
Kapan Menggunakan Masing-Masing
| Skenario | Gunakan | Bagi Dengan |
|---|---|---|
| Anda memiliki semua titik data yang ada | SD Populasi (σ) | N |
| Anda hanya mendeskripsikan data yang Anda miliki | SD Populasi (σ) | N |
| Anda mengestimasi untuk populasi yang lebih besar | SD Sampel (s) | n-1 |
| Anda akan menggunakan SD untuk statistik inferensial | SD Sampel (s) | n-1 |
Aturan Praktis